Rabu, 28 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Lahan Konservasi PT Musim Mas Disinyalir Telah  Alih Fungsi Jadi Tanaman Sawit
Jumat 28 November 2025, 20:15 WIB

Lahan Konservasi PT Musim Mas Disinyalir Telah  Alih Fungsi Jadi Tanaman Sawit

PELALAWAN. RIAU MADANI. COM  - Seluas ratusan hektar lahan status hutan didalam Hak Guna Usaha (HGU) kebun kelapa sawit milik PT Musim Mas diduga telah beralih fungsi jadi tanaman kelapa sawit. Lebih ironisnya, selain alih fungsikan lahan konservasi, perusahaan itu juga diduga telah merusak DAS (Daerah Aliran Sungai) Air Hitam.

Hal ini diungkap oleh seorang pemuda Desa Air Hitam bernama Ucok Jumat (28/11/2025) kepada wartawan media ini. Ucok mengaku geram dengan ulah perusahaan PT Musim Mas telah mengalihfungsikan lahan konservasi jadi tanaman kelapa sawit. Bahkan pinggir sungai Air Hitam dalam areal konservasi itu ditanami kelapa sawit yang seharusnya tidak boleh, tandasnya dengan tegas.

Disampaikan Ucok, lahan konservasi adalah areal yang dilindungi untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan ekosistiem. DAS harus dijaga dan dilindungi untuk menjaga keseimbangan ekosistem, sumber air, kualitas air, keanekaragaman hayati, fungsi hidrologi, dan kestabilan tanah.

Alih fungsi lahan konservasi tersebut terkuak oleh warga Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Hal itu juga dikuatkan oleh temuan Satgas PKH (Satuan Pengawas Penertiban Kawasan dan Hutan). Maka diareal tersebut telah berdiri beberapa plang yang dibuat oleh Satgas PKH bahwa lahan tersebut adalah lahan konservasi, ujar Ucok.

Pasca terkuaknya alih fungsi lahan konservasi tersebut oleh Satgas PKH beberapa, nampaknya sebagian pokok kelapa sawit sudah mulai mati. Jikalau itu sengaja dimatikan oleh perusahaan PT Musim Mas, nampaknya modus saja, karena yang terlihat mati hanya sebagian pokok-pokok kelapa sawit yang kasat mata dari pinggir jalan saja. Sementara tengah-tengah areal yang tidak terjangkau penglihatan, sebagian banyak pokok kelapa sawitnya masih subur, bebernya.

Humas PT Musim Mas Malinton Purba yang dikonfirmasi membantah hal itu. Malinton mengaku sudah mengecek ke PKS (pabrik kelapa sawit) kegiatan itu tidak ada. "Kegiatan ini tdk ada lae ku. Sudah ku cek ke PKS," jawabnya melalui pesan WhatsApp kepada wartawan media ini. 

Ini lahan sempadan sungai yang sudah ditinggalkan oleh perusahaan dan dilakukan pengkayaan dengan cara menghutankan kembali melalui penanaman pohon-pohon hutan. Itu justru perusahaan melakukan penghutanan kembali melalui penanaman pohon-pohon hutan, ujar Malinton memberi alibi. (Sona)

 




Editor : Tis
Kategori : Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top